Pemeriksaan TORCH adalah tes darah yang dilakukan pada calon ibu, ibu hamil, atau bayi yang baru lahir untuk mendeteksi penyakit infeksi TORCH. Penyakit TORCH itu sendiri terdiri dari toksoplasmosis, rubella, cytomegalovirus , herpes simplex virus (HSV), serta infeksi lainnya seperti sifilis. Pentingnya Pemeriksaan Laboratorium Pada Ibu Hamil. The purpose of this community service is to increase the mother's knowledge by providing health education on the importance of laboratory tests and performing hemoglobin, urine glucose, and urine protein examination services so that pregnant women can find out the condition of their pregnancy. Protein urine positif 2 (+2) artinya ada kebocoran pada ginjal karena hipertensi (tekanan darah tinggi). Protein urine positif 3 (+3) artinya proses penyaringan atau filter pada ginjal yang menurun. Protein urine positif 4 (+4) artinya ginjal sudah dalam kondisi yang sangat parah dan hanya bisa menjalankan fungsinya sekitar 15-29% saja. LILA, Batas minimal LILA bagi ibu hamil adalah 23,5 cm. Tanda-tanda Vital. Rentang tekanan darah normal pada orang dewasa sehat adalah 100/60 – 140/90 mmHg, tetapi bervariasi tergantung usia dan variable lainnya. WHO menetapkan hipertensi jika tekanan sistolik ≥ 160 mmHg dan tekanan diastolic ≥ 95 mmHg. Infeksi Cytomegalovirus – Penularan dan Pemeriksaan Laboratorium. Infeksi CMV kongenital dihasilkan dari penularan virus melalui plasenta ibu ke bayi selama fase viremia (ketika virus banyak terdapat pada darah). Viremia maternal lebih cenderung terjadi ketika infeksi primer daripada rekurens. Hasil: metode Carik Clup pada pemeriksaan keton urin, didapatkan hasil sebanyak 2 sampel (6,6%) positif terdapat keton dalam urin pada wanita hamil. Sebesar 100% negatif keton dalam urin Antenatal care atau ANC adalah pelayanan yang diberikan oleh tenaga kesehatan profesional kepada wanita hamil, yang bertujuan untuk memastikan bahwa kondisi ibu dan janin sehat selama kehamilan. Pelayanan antenatal mencakup identifikasi risiko, pencegahan dan penatalaksanaan kehamilan yang disertai dengan penyakit, serta pendidikan dan promosi eliminasi. Sampel penelitian ini adalah ibu hamil yang melakukan ANC terpadu (K1) di Puskesmas Lekok Kabupaten Pasuruan yang memenuhi kriteria inklusi yaitu ibu hamil yang pertama kali datang dan belum pernah melakukan pemeriksaan triple eliminasi. Kriteria eksklusi adalah ibu hamil yang melakukan ANC tapi sudah pernah melakukan bertujuan untuk mengetahui hasil pemeriksaan HBsAg dan Anti-HBs pada ibu hamil 2. Metode Penelitian ini menggunakan uji laboratorium untuk mengetahui hasil pemeriksaan HBsAg dan Anti-HBs pada ibu hamil di Puskesmas Sentani Kota dan Rumah Sakit Marthen Indey (RSMI). Jumlah sampel Pemeriksaan dilakukan secara berurutan dan terstruktur. Langkah-langkah pemeriksaan ini yaitu : Memperhatikan wajah ibu hamil, apakah wajah ibu hamil terlihat pucat ataupun mengalami pembengkakan. Selain itu memeriksa sclera mata. Memeriksa mulut hal yang diperiksa yaitu bibir dan juga gigi. H8YhzN.